Konfigurasi DNS Server Kali Linux




DNS Server

DNS (Domain Name System) adalah suatu metode untuk mengkonversi ip address (numerik) suatu komputer menjadi nama domain (alphabetic), ataupun sebaliknnya, yang membuat kita mudah untuk mengingat komputer tersebut. Misalnya, server Linux memiliki IP Address 192.168.1.33, namun pada umumnya orang tidak akan mudah untuk mengingat alamat IP dalam bentuk numerik tersebut. Supaya lebih mudah di ingatnya, jika IP address suatu komputer adalah 192.168.1.3  (kita anggap aja nomor HP), maka nomor HP tersebut kita beri namanya dengan nama Nanda, jadi jika kita ingin mengakses (menelpon nomor si Nanda) , maka kita tinggal mencari nama Nanda pada kontak.

Instalasi

Bind9 (Barkeley Internet Name Domain versi 9) adalah salah satu aplikasi Linux yang sangat populer sebagai DNS Server, dan hampir semua distro Linux menggunakannya. Selain itu, dalam konfigurasinya cukup mudah, terutama bagi pemula.

Cara Install: sudo apt-get install bind9

Konfigurasi

Berikut file-file penting yang akan Kita konfigurasi sebagai DNS Server:

  1. /etc/bind/named.conf
  2. file forward
  3. file reverse
  4. /etc/resolv.conf

Membuat Zone Domain

Bagian ini adalah yang terpenting, dimana Kita akan menentukan nama untuk domain server Kali Linux kita nantinya. Kita boleh menggunakan Zone Domain meggunakan TLD (Top Level Domain) hanya pada jaringan lokal (Tanpa Jaringan Internet). Karena sudah ada organisasi yang mengatur domain TLD tersebut, contohnya di Indonesia adalah pandi domain.

Edit dan tambahkan konfigurasi dan reverse pada file named.conf atau bisa juga file named.conf.local. Kemudian tambahkan script berikut:

vim /etc/bind/named.conf

#...
zone "trinanda.edu"{                  // Zone Domain Anda
      type master;
      file "db.trinanda";             // Lokasi file forward, default di /var/cache/bind/
};

zone "192.in-addr.arpa"{              // 1 blok IP yang paling depan
      type master;
      file "db.192";                  // Lokasi file REVERSE, default /var/cache/bind/
}

include "etc/bind/named.conf.local";  // membuat file named.conf.local di proses

File Forward

Forward berfungsi untuk konversi DNS ke IP Address. Misalnya Kita ketikkan www.trinanda.edu melalui Web Browser, maka akan muncul website dari server Linux.

Buat file konfigurasi untuk file forward dari DNS tersebut. Karna konfigurasinya cukup banyak, kita tinggal copy kan saja file default yang sudah ada.

1. cd /etc/bind
2. /etc/bind# cp db.local /var/cache/bind/db.trinanda
3. /etc/bind# vim /var/cache/bind/db.trinanda

$TTL 604800
@    IN    SOA     trinanda.edu. root.trinanda.edu. (
                       2                 ;serial
                     604800              ;Refresh
                     86400               ;Retry
                     2419200             ;Expire
                     604800              ;Negative Cache TTL

@          IN    NS        trinanda.edu.     ;tambahkan tanda "titik" di akhir domain
@          IN    A         192.168.1.1
www        IN    A         192.168.1.1
ftp        IN    A         192.168.1.1
sub-domain IN    A         192.168.1.1       ;jika ingin membuat sub-domain
mail       IN    A         192.168.1.1
streaming  IN    A         192.168.1.1       ;alamat untuk streamig server

File Reverse

Reverse berfungsi untuk konversi IP Address ke DNS. Misalnya kita mengetikkan  IP Address http://192.168.1.1 pada Web Browser, secara otomatis aka redirect ke alamat www.trinanda.edu. Bagian ini adalah opsional, jika Kita tidak ingin mengkonfigurasi file reverse pun juga boleh.

/etc/bind# cp db.127 /var/cache/bind/db.192
/etc/bind# vim /var/cache/bind/db.192

$TTL          604800
@             IN       SOA       trinanda.edu. root.trinanda.edu.
                                     1         ;Serial
                                 604800        ;Refresh
                                 86400         ;Retry
                                 2419200       ;Expire
                                 604800        ;Negative Cache TTL

;
@             IN      NS         trinanda.edu.      ;ingat "titik"
1.1.168       IN      PTR        trinanda.edu.      ;3 blok ip terakhir, dan dibalik

Menambahkan DNS-Name-Server

Tambahkan DNS dan NameServer dari server Kali Linux tersebut pada file resolv.conf. Agar dapat diakses melalui komputer localhost.

/etc/bind# vim /etc/resolv.conf

search trinanda.edu.
nameserver 192.168.1.1

Terakhir Restart daemon dari bind9

/etc/bind# /etc/init.d/bind9 restart

Bagi pemula awal, pada bagian ini sering terjadi failed. Hal ini terjadi karena Anda melakukan kesalahan pada satu file, yaitu file named.conf. Periksa kembali script yang Anda buat, dan sesuaikan seperti konfigurasi diatas.

Pengujian

Test apakah DNS Server itu berhasil atau tidak, dengan perintah nslookup dari komputer Localhost ataupun dari komputer client.

/etc/bind# nslookup 192.168.1.1
Server     : 192.168.1.1
Addrress   : 192.168.1.1#53

/etc/bind# nslookup trinanda.edu
Server     : 192.168.1.1
Address    : 192.168.1.1#53
Name       : trinanda.edu.

JIka muncul seperti ini:

Server     : 192.168.1.1
Address    : 192.168.1.1#53
** Server can't find trinanda.edu.trinanda.edu: SERVERFAIL

Berarti masih terdapat script yang salah, perika file yang salah tersebut. Jika pesan error tersebut muncul ketika nslookup DNS, berarti kesalahan terletak antara file db.trinanda atau named.conf. Namun jika muncul ketika di nslookup IP, berarti kesalahan di file db.192 atau named.conf.

Anda bisa menggunakan perintah dig untuk pengujian dari server localhost

/etc/bind# dig trinanda.edu

Sekian tutorial kali ini, semoga bermanfaat.

Sumber: ebook karangan Pudja Mansyurin
from Al-Mansyurin Informatika
www.MansyurinIT.co.cc